Prediabetes: Penyebab, Ciri, Diagnosis, Pengobatan

Diabetes merupakan penyakit dimana berlangsung penambahan persentase gula darah dalam badan. Sebelum diabetes, ada pula keadaan yg dikatakan sebagai prediabetes. Lalu, apa yang dimaksud prediabetes? Apa yang menimbulkan prediabetes? Apa ciri serta tanda-tanda prediabetes? Apa prediabetes sama bahayanya dengan diabetes? Bagaimana caranya sembuhkan prediabetes?

Apa Itu Prediabetes?
Prediabetes merupakan satu keadaan saat gula darah pada badan ada pada jumlahnya yg melewati batas lumrah, akan tetapi belumlah juga cukup penuhi ketentuan untuk dapat dikatakan sebagai diabetes tipe-2. Satu orang yg alami prediabetes tubuhnya tidak bisa menghasilkan insulin lewat cara baik. Atau, kemungkinan badan tidak bisa berikan tanggapan pada insulin secara baik.

Prediabetes, dalam perubahannya dapat berubah menjadi diabetes tipe-2. Penambahan status ini peluang berlangsung dalam kurun waktu optimal 10 tahun, lantas kalau memang pasien prediabetes tidak lakukan langkah penyembuhan prediabetes betul-betul atau melakukan perbaikan gaya hidup. Prediabetes sendiri memang dapat berikan resiko jelek buat badan, ialah mengakibatkan kerusakan rotasi darah serta jantung.

Yang menimbulkan Prediabetes
Timbunan gula (glukosa) dalam saluran darah merupakan yang menimbulkan prediabetes. Berlangsungnya timbunan gula itu didorong oleh ketakmampuan badan supaya bisa memproduksi gula secara baik gara-gara tidak maksimumnya produksi insulin atau resistensi insulin dalam pankreas. Meski sebenarnya, insulin ini dia yg bekerja untuk mengkonversikan gula berubah menjadi daya buat badan.

Oleh lantaran persentase insulin tidak memenuhi, pada akhirnya gula tidak bisa masuk dengan sel badan untuk lalu diproses berubah menjadi daya. Bukannya demikian, yg berlangsung merupakan gula menumpuk dalam saluran darah, sebabkan persentase gula darah alami penambahan.

Terkecuali itu, yang menimbulkan prediabetes terdiri dalam beberapa perihal kemungkinan, contohnya:

Kisah keluarga (genetik)
Umur di atas 45 tahun
Lingkar pinggang begitu besar
Darah tinggi (hipertensi)
Diabetes gestasional
Polycystic ovary syndrome
Sleep apnea
Kurang olahraga
Merokok
Ciri serta Tanda-tanda Prediabetes
Prediabetes merupakan penyakit yg punyai tanda-tanda hampir seperti dengan diabetes. Di bawah ini merupakan ciri ciri prediabetes yg penting untuk Anda pahami serta cermati:

Problem pandangan
Frekwensi buang air kecil (BAK) melewati batas normal
Gampang rasakan lapar serta haus
Badan cepat letih
Berlangsung penurunan berat tubuh lewat cara mendadak
Berlangsung pergantian warna kulit jadi lebih gelap (acanthosis nigrincans) di leher, ketiak, sampai lutut
Kecuali ciri ciri prediabetes di atas, peluang masih ada tanda-tanda prediabetes yang lain yg di alami oleh beberapa pasien penyakit ini. Lekas tanyakan diri ke dokter berkenaan pada kala Anda rasakan satu atau banyak dari ciri prediabetes itu.

Analisis Prediabetes
Buat meyakinkan apa Anda alami prediabetes atau mungkin tidak, jadi butuh ditegakan sekelompok langkah analisis oleh dokter yg terkait. Biasanya, dokter bakal menegakkan langkah kontrol berwujud:

1. Tes Toleransi Glukosa (Oral)
Langkah analisis prediabetes yg pertama merupakan tes toleransi gula (glukosa). Dokter bakal lakukan tes ini dengan terlebih dahulu mengharap Anda untuk berpuasa selama malam.

Sesudah itu, dokter bakal periksa persentase gula darah dalam badan Anda serta seterusnya Anda diperintah untuk konsumsi cairan yang memiliki kandungan gula. Paling akhir, dokter bakal kembali ambil sampel darah itu. Bila persentase gula darah ada di angka 140 hingga 199 mg/dL, atau 7,8 – 11,0 mmol/L, jadi diyakinkan Anda alami prediabetes.

2. Tes Glukosa Darah
Tes gula darah seterusnya ini memang seperti dengan tes toleransi glukosa darah, dimana dokter bakal mengharap pasien tidak untuk minum dan makan lebih dahulu tadi malam. Perbedaannya, pasien tidak diperintah konsumsi cairan mempunyai kandungan gula. Sesudah itu, dokter bakal ambil sampel darah untuk lalu diukur persentase gula darah dalam darah pasien.

Bila persentase gula darah ada di angka 100 – 125 mg/dL, atau 5,6 – 6,9 mmol/L, itu mempunyai arti pasien positif menyandang prediabetes.

3. A1C
Dokter juga menegakkan langkah analisis berwujud tes A1C, atau makna yang lain tes hemoglobin glycosylate.

Langkah ini dilaksanakan untuk menelaah persentase gula darah dalam badan pasien saat kurun waktu 2 – 3 bulan, terkait keadaan serta keperluan. Sesudah langkah tuntas dilaksanakan, jadi dokter bakal menyaksikan apa prosentase persentase A1C ada dibawah 5,7 %, jumlahnya yg disebutkan normal.

Selain itu, bila prosentase A1C ada di tenggang 5,7 – 6,4 %, dokter bakal menganalisis keadaan ini jadi prediabetes. Di atas itu, pasien dikatakan positif menanggung derita diabetes.

Penyembuhan Prediabetes
Prediabetes butuh perlakuan secepat-cepatnya. Karenanya penyakit ini kalau dibiarkan berlarut-larut bisa bertambah statusnya berubah menjadi diabetes tipe-2, yg mana soal ini beresiko buat badan.

Biasanya, dokter bakal berikan obat yg befungsi untuk mengendalikan persentase insulin dalam badan. Salah satunya obat prediabetes yg umum diberi oleh dokter jadi trik menanggulangi prediabetes merupakan Glucophage. Atau, kemungkinan dokter bakal berikan resep obat penurun tekanan darah (hipertensi).

Kecuali obat-obatan kimia, trik menyembuhkan prediabetes lebih ditempatkan pada aplikasi gaya hidup sehat, ialah konsumsi makanan bergizi serta olahraga teratur. Lakukan diet turunkan berat tubuh jadi trik menyembuhkan prediabetes, mengingat yang menimbulkan prediabetes merupakan obesitas diantaranya.

Mencegahan Prediabetes
Persis seperti penyembuhan prediabetes, mencegahan prediabetes lantas lebih ke aktivitas-aktivitas fisik yg bikin sehat, lantas menghindarkan pantangan prediabetes seperti makanan yang memiliki kandungan banyak gula serta merokok.

Sebaliknya, Anda direkomendasikan untuk konsumsi banyakk makanan bergizi yg kaya serat, tapi rendah kalori serta lemak seperti buah, sayur, serta gandum.

Itu ia kabar tentang penyakit prediabetes yg butuh Anda pahami. Lekas tangani prediabetes sebelum penyakit ini berubah jadi diabetes yg tentulah lebih membahayakan diri Anda. Mudah-mudahan berfaedah serta sehat tetap, ya!

You Might Also Like
Leave a Reply